my pathetic work in writing

Archive for Maret, 2009

SN 1.0

 

Apa yang kau harapkan dari sebuah pesta yang diselenggarakan oleh seorang raja? Sebuah kemeriahan tanpa akhir?  Sebuah tempat berkumpulnya para pemenang? Ataukah hanya sebuah pertunjukan kemewahan di antara derita rakyatnya? Itulah pikiran yang berkecamuk di dalam hati pria itu.

Seorang pria yang terasing dari seluruh kemeriahan itu, hanya berdiri memandangi taman dari seberang kaca tinggi mewah aula luas tempat puluhan pria dan wanita berdansa berpasangan mengikuti alunan musik. Pria yang menggenggam rahasia hingga berlindung dari seluruh dunia namun kehidupan selalu menyeretnya pada panggung terbuka untuk dinilai, untuk dihakimi. Baginya takdir begitu kejam padanya, mengapa dia tak dapat melawan? (lebih…)